Sebanyak 100 orang pendukung Pemerintah Venezuela merangsek menyerbu masuk Gedung Parlemen dan memukuli sejumlah anggota DPR. (ilustrasi/aktual.com)

Carakas, Aktual.com – Venezuela saat ini tengah memburu para pelaku penyerangan sebuah pangkalan angkatan darat di wilayah tersebut. Militer Venezuela pun mengambil gambar-gambar para terduga pelaku yang meloloskan diri dengan membawa senjata setelah terjadi baku tembak dengan tentara.

Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah sidang pertama sebuah lembaga legislatif bentukan Presiden Nicolas Maduro. Pera penentangnya pun memganggap lembaga superbody itu akan memperkuat kediktatoran Maduro, yang ssbelumnya disusul aksi-aksi protes, karena Venezuela mengalami kesulitan secara ekonomi.

Baca Juga :  PLN Dijerumuskan Melalui Program Kelistrikan 35.000 MW

Para pelaku yang melalukan penyerangan di pangkalan dekat kota Valencia itu mengaku bahwa operasi mereka bertujuan untuk memulai pemberontakan terhadap Maduro yang berhaluan kiri.

Menteri Pertahanan Vladimir Padrino dalam pidato, yang disiarkan televisi menyebutkan bahwa dua di antara para pemberontak yang menyerang pangkalan tersebut telah ditembak mati dan delapan orang ditangkap. Sekitar 10 orang masih buron.

Baca Juga :  Al Hikam: Setiap Desahan Nafas Merupakan Catatan Takdir

“Kelompok ini melakukan tindakan seperti penjahat atau tak sesuai dengan prinsip-prinsip patriotik. Mereka beroperasi seperti tentara bayaran yang memperoleh uang dari kelompok-kelompok sayap kanan ekstrim di Miami,” kata dia sepertibyang dilansir Reuters, Selasa (8/8).

(Wisnu)