Warga Malang menyalami Maulana Syekh Yusri Rusydi Jabr Al Hasani usai memberikan tausiah usai salat Jumat di Masjid Sabilillah, Malang, Jawa Timur, Jumat (27/1/2017). Dalam kegiatan Safari Dakwah hari ke 10 ini, Maulana Syekh Yusri memimpin salah Jumat dan memberikan tausiah kepada masyarakat Malang sebelum mengisi pengajian, tahlil dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Arraudhah Desa Tambak Asri Tangkil, Tajinan, Malang, Jawa Timur. AKTUAL/Tino Oktaviano
Warga Malang menyalami Maulana Syekh Yusri Rusydi Jabr Al Hasani usai memberikan tausiah usai salat Jumat di Masjid Sabilillah, Malang, Jawa Timur, Jumat (27/1/2017). Dalam kegiatan Safari Dakwah hari ke 10 ini, Maulana Syekh Yusri memimpin salah Jumat dan memberikan tausiah kepada masyarakat Malang sebelum mengisi pengajian, tahlil dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Arraudhah Desa Tambak Asri Tangkil, Tajinan, Malang, Jawa Timur. AKTUAL/Tino Oktaviano

Banda Aceh, Aktual.com – Pemerintah Aceh menggelar acara pelepasan Tim Safari Ramadhan Tahun 2017 ke Kabupaten / Kota seluruh Aceh di Gedung Serba Guna, Sekretariat Daerah Aceh, Selasa (30/5).

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Iskandar A. Gani menjelaskan, selama bulan ramadhan tim akan diturunkan ke seluruh Aceh untuk menyampaikan dakwah.

Sebagaimana diketahui, setiap tahunnya Pemerintah Aceh selalu membentuk Tim Safari Ramadhan untuk membangun silaturrahmi dengan masyarakat di berbagai wilayah.

“Selain beranggotakan pejabat Pemerintah Aceh, tim ini juga terdiri dari para alim ulama, dan da’i. Selama Ramadhan, tim ini akan turun ke daerah-daerah untuk menebarkan syiar Islam sekaligus menyampaikan misi Pembangunan Aceh,” kata Iskandar.

Secara garis besar ada empat tugas utama yang akan dilakukan oleh Tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh ini, yaitu menyampaikan pesan agama dan menyemarakkan syiar Ramadhan, menampung dan menyerap berbagai informasi dan masukan dari masyarakat terkait dengan pembangunan Aceh.

Selanjutnya, membangun komunikasi dan silaturrahmi antara Pemerintah Aceh dengan masyarakat, dan menyampaikan pesan dan informasi agar masyarakat mengetahui dengan baik dan benar dinamika Pembangunan Aceh yang sedang berjalan saat ini.

“Sosialisasi empat poin ini tentu saja disampaikan melalui mekanisme ceramah agama. Artinya, fokus utama tetap syiar Islam, tapi di dalamnya diselipkan pesan-pesan pembangunan dari Pemerintah Aceh,”

Gubernur juga mengingatkan, misi utama tim ini adalah agama dan pembangunan, oleh karena itu Gubernur meminta agar tim ini tidak menyentuh hal-hal yang bersifat khilafiah.

“Kalaupun muncul pertanyaan mengenai masalah ini, maka masyarakat dapat berpegang pada ucapan bijak Syaikh Yusuf Qardhawi yang mengatakan, Mari kita bantu membantu terhadap amalan yang telah kita sepakati, dan kita toleransi terhadap hal-hal yang sifatnya khilafiyah,” pesan Gubernur.

(Masriadi Sambo)

Artikel ini ditulis oleh: