Sri Mulyani

Jakarta, Aktual.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim perbaikan peringkat daya saing dan produktivitas pemerintah karena adanya pembangunan proyek infrastruktur yang berkualitas.

Menurut Menkeu, infrastruktur yang berkualitas, ditambah kualitas sumber daya manusia (human capital) serta teknologi dan investasi bakal menggenjot produktivitas dan daya saing.

“Sebagai policy maker, pemerintah menyiapkan dan merespons untuk bisa tetap menjaga atau memanfaatkan dari technology change untuk meningkatkan produktivitas tersebut,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (7/12).

Baca Juga :  UGM: Asumsi ICP APBN Masih Realistis

Seperti diketahui, peringkat daya saing Indonesia naik ke posisi 36 menurut laporan World Economic Forum (WEF). Dalam laporan yang bertajuk Global Competitiveness Index 2017-2018 edition, daya saing Indonesia naik 5 peringkat ke posisi 36, setelah tahun lalu berada di posisi 41.

Menkeu mengungkapkan, pihaknya akan terus mempertegas arah kebijakan pemerintaj menjadi aspek yang krusial untuk menjaga stabilitas perekonomian.

Baca Juga :  Masih Tak Akui Daya Beli Ajlok dan Banyak Toko Tutup, Menkeu Klaim Pajaknya Positif

“Apalagi saat ini di tengah masifnya penggunaan teknologi digital, sehingga digital economy harus bisa memengaruhi pertumbuhan ekonomi kita. Dan kebijakan pemerintah juga menyiapkan dan merespons tren dari digital ekonomi,” jelas dia.

Makanya, klaim dia, pemerintah concern untuk menggenjot kualitas SDM melalui pendidikan vokasi.

(Nebby)