Gedung yang hanya terletak sekitar 300 meter dari gedung lama tersebut rencananya akan mulai ditempati akhir 2015 atau awal 2016 tergantung penyelesaian dan kesiapan gedung yang memiliki tinggi 16 lantai. Gedung tersebut mulai dibangun sejak Desember 2013 dengan nilai kontrak Rp195 miliar direncanakan memiliki 70 ruang pemeriksaan dan gedung penjara yang mampu menampung 50 orang, 40 pria dan sepuluh wanita.

Jakarta, Aktual.com – Mantan panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengungkapkan soal gratifikasi mobil Pajero Sport yang diterima Bupati Indramayu Anna Sophanah.

Ia mengatakan STNK mobil dengan plat B 104 ANA itu ia serahkan langsung kepada anak dari Anna Sophanah, Daniel Mutaqien di di sebuah restoran di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Polisi Masih Selidiki Temuan Jenazah Tanpa Identitas di Jayapura

Daniel sendiri adalah bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan mendampingi Ridwan Kamil.  Ia didorong partai golkar untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018.

“Mengenai STNK-nya itu diterima oleh saudara Daniel Mutaqin di Rumah Makan Sate Senayan Kebon Sirih,” kata Rohadi usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/11).

Ia menegaskan bahwa mobil tersebut murni gratifikasi yang ia berikan untuk Bupati Indramayu Anna Sophanah.

Baca Juga :  KPK Pilih Periksa Saksi Dulu Sebelum Garap Bupati Bener Meriah

Anna merupakan istri Yance. Yance yang menjabat sebagai bupati dua periode itu juga telah divonis bersalah dalam kasus korupsi pembebasan lahan seluas 82 hektar untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumur Adem, Indramayu.

Anna sendiri sudah pernah diperiksa penyidik KPK pada 20 September 2016 silam. Pada pemeriksaan itu, penyidik mendalami dugaan penerimaan sebuah mobil dari Rohadi yang diduga berkaitan dengan pendirian RS Reysa di Indramayu.

(Nebby)