Penyidikan tindak pidana korupsi terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). (ilustrasi/aktual.com)

Yogyakarta, Aktual.com – Perempuan diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi. Demikian diungkapakan perwakilan Persatuan Wanita Kristen Indonesia Christine Sibarani yang hadir dalam Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia di Yogyakarta.

“Perempuan harus menjadi mitra pemerintah dalam pemberantasan korupsi, kita harus bisa mengatakan bahwa kita adalah perempuan antikorupsi,” katanya, Jumat (14/9).

Menurutnya, hal tersebut juga merupakan salah satu misi Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) yang diprioritaskan. Pada kesempatan berbeda, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita Sulawesi Selatan Farida Pelupessy mengatakan bahwa perempuan Indonesia harus menjadi garda terdepan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Dalam acara temu nasional ini, perempuan Indonesia didaulat sebagai Ibu Bangsa, maknanya, kita harus selalu menjadi panutan untuk senantiasa jujur dan terbuka,” katanya.

Mengenai acara Temu Nasional Seribu Prempuan Indonesia, yang diselenggarakan bersamaan dengan Sidang Umum ke-35 Dewan Perempuan Internasional (International Council of Women/ICW), Christine Sibarani berharap bahwa acara serupa dapat digelar secara rutin.

(Andy Abdul Hamid)