London, Aktual.com – Polisi anti-terorisme Inggris telah bergabung dengan petugas polisi reguler yang memeriksa peristiwa di sebuah masjid di London Utara. Hal ini terkait dengan serangan sebuah van terhadap jamaah muslim, ketika meninggalkan masjid di Finsbury Park, Senin (19/6).

Dewan Muslim Inggris mengatakan bahwa kendaraan tersebut telah menabrak beberapa orang ketika mereka meninggalkan masjid Finsbury Park.

Polisi mengatakan bahwa tepat pukul 00.20 pagi waktu setempat (06.20 WIB) mereka melaporkan peristiwa tabrakan di Seven Sisters Road, yang melalui kawasan Finsbury Park. Mereka mengatakan di sana ada sejumlah korban jiwa dan satu orang telah ditangkap.

“Dari jendela, saya mendengar banyak jeritan dan teriakan, banyak kekacauan di luar. Semua orang berteriak: van menabrak orang, van menabrak orang,” kata seorang perempuan yang tinggal di seberang tempat kejadian, seperti dikutip dari BBC.

“Terdapat van putih berhenti di luar Masjid Finsbury Park yang sepertinya telah menabrak sejumlah orang yang keluar setelah selesai berdoa. Saya tidak melihat penyerang itu sendiri, meskipun dia tampaknya telah ditangkap, tapi saya memang melihat van itu,” tambahnya.

Seorang saksi melihat setidaknya satu orang diangkut ke dalam sebuah ambulans. Sejumlah polisi dan ambulans tiba di tempat kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi setelah serangkaian serangan di Inggris.

Sebelumnya, delapan orang tewas dan 50 lainnya luka-luka pada 3 Juni, ketika tiga orang pria menabrakkan kendaraan ke pejalan kaki di Jembatan London dan menusuk sejumlah orang di dekat restoran dan bar.

Pada 22 Maret, seorang pria mengemudikan dan menabrakkan mobil sewaan ke pejalan kaki di Jemabatan Westminster, London dan menusuk seorang polisi hingga tewas sebelum akhirnya pelaku ditembak mati. Serangan tersebut menewaskan lima orang.

Pada 22 Mei, seorang pelaku bom bunuh diri, menewaskan 22 orang di sebuah konser penyanyi pop Amerika Ariana Grande di Manchester, Inggris Utara.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)