Peserta kegiatan Mabid for Kids, sedang melakukan kegiatan di luar ruangan, untuk meningkatkan kebersamaan. Foto: Aktual.com

Jakarta, Aktual.com – Terkadang tak selamanya kegiatan keagamaan membosankan. Kegiatan keagamaan bisa menjadi menyenangkan apabila disajikan dengan baik dan proporsional. Dimulai dari pengisi acaranya yang menarik ataupun rangkaian acaranya yang seru, membuat kegiatan menjadi menyenangkan.

Usai ulangan tengah semester, Zawiyah Arraudhah Ihsan Foundation mengadakan kegiatan mabit untuk anak-anak usia 3-6 tahun. Kegiatan ini berlangsung sehari semalam, mulai dari 18-19 Mei.

“Acara ini cukup menyenangkan, komunikatif, friendly dan anak-anak pun juga nambah wawasan agamanya,” kata Nita, ibu dari Naila yang ikut dalam kegiatan ini saat berbincang dengan Aktual.com, Minggu (19/3).

Baca Juga :  RSUP dr Kariadi Tolak Peserta BPJS, Tuai Komentar dari Netizen

Anisya salah satu panitia kegiatan ini mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk membiasakan anak-anak beribadah seperti tahajud, dhuha dan dzikir. “Tak hanya itu, melalui kegiatan ini anak-anak bisa mandiri dan bersosialisasi dengan teman baru,” jelas Icha, sapaan akrabnya.

Icha berharap dengan kegiatan ini peserta yang berjumlah 25 orang itu dapat menyerap nasihat dan nilai-nilai kebaikan dari materi yang diberikan dalam kegiatan yang bertemakan Mabit For Kids tersebut.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ikut Kejuaraan Panahan Bogor Open Archery Championship 2017

Amirah merupakan peserta didik yang sedang duduk di kelas 2 SDIT Al-Hikmah mengungkapkan senang mengikuti kegiatan ini. “Seneng ikut ini, punya teman-teman baru juga,” ujarnya.

Dalam acara ini, peserta dibuat perkelompok. Masing-masing kelompok berisi tiga orang. Dikegiatan ini anak-anak diajak untuk berbagi sesama teman dan bersikap mandiri.

Kegiatan ini mengundang trainer yang cukup menarik. Memberikan motivasi pentingnya agama. Dengan motivasi tersebut, para trainer sekaligus mengajak para peserta melakukan ibadah-ibadah sunnah seperti sholat tahajud.

Baca Juga :  Selidiki Tragedi Tolikara, Kapolri 'Terjun' ke TKP

“Kegiatan ini harusnya lebih sering diadakan, minimal dua bulan sekali,” kata Rais yang mendaftarkan anaknya Shafira.

 

Laporan Agustina Permatasari

(Zaenal Arifin)
BAGIKAN