Jakarta, Aktual.com – Imam Abu Al Hasan As Syadzuli Ra menceritakan tentang perjalanan spiritualnya dalam mencari wali kutub, bahwa dirinya semenjak kecil telah berpetualang dan berkumpul dengan para masyayikh semenjak umur beliau yang masih cukup belia. Berawal dari kota Tunisia, menuju negara-negara bagian Timur, dan berhaji sampai berkali-kali, dan juga pergi ke Iraq.

Beliau mengisahkan, bahwa ketika berkunjung ke Irak untuk mencari wali qutub, beliau bertemu dengan syekh Abu Al Fath Al Wasithi yang merupakan salah satu ulama yang karismatik, dan beliau pun berkata kepadanya: “Kamu mencari wali Qutub, sedangkan dirinya berada di negaramu?!, pulanglah ke negaramu maka kamu akan menemukannya”.

Lalu sidy Abu Al Hasan pun pulang ke Maroko negara asalnya dan disanalah bertemu dengan syekh wali al ‘arif al qutb al ghauts Abu Muhammad Abdussalam bin Basyisy as syarif Al Hasani.

Sidy Ibnu Basyisy tinggal di ribatnya didaerah Magharah di atas gunung (yang sekarang dikenal dengan jalab al ilm). Ketika sidy Abu Al Hasan sampai di bawah gunung, dirinya pun mandi di mata air yang berada disana dan barazamkan untuk menemui sang guru dengan melepas semua ilmu dan amalnya (datang dalam keadaan tanpa ilmu dan amal).

Sesampai di atas jabal, dirinya pun di sambut oleh sang guru sidy Ibnu Basyisy yang turun kepadanya dari atas bukit, lalu berkata: “selamat datang wahai Ali bin Abdillah bin Abdul Jabbar”, menyebutkan nasab beliau hingga kepada baginda Rasulullah Saw.

(Andy Abdul Hamid)