Presiden Joko Widodo - Bank Dunia. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingatkan agar Presiden Joko-widodo (Jokowi) berhati-hati dengan pembangunan infrastruktur yang sangat agresif tanpa memperhatikan keseimbangan fiskal.

Sekretaris Fraksi PKS DPR-RI, Sukamta mencontohkan negara Yunani mengalami kebangkrutan akibat melakukan hal yang sama dengan kebijakan Jokowi, yakni pembangunan infrastruktur secara agresif.

Dia menceritakan bahwa pemerintah Yunani kala itu bertekad untuk masuk sebagai bagian dari uni eropa dan menjadi negara maju, untuk itu mereka melakukan pembangunan infrastruktur agar mengejar ketertinggalan.

Baca Juga :  BI Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

“Yunani bangun infrastruktur dan tidak mengukur kemampuan keuangan negara, mereka berutang, dan pada akhirnya mereka gagal bayar utang dan bangkrut,” kata dia di Jakarta, ditulis Kamis (7/12).

Oleh sebab itu, PKS meminta Presiden Jokowi memperhitungkan kembali kemampuan negara dalam mengendalikan utang yang terus membengkak.

“Kita nggak mau bangkrut seperti Yunani yang saat ini operasional negaranya dibiayai pinjaman utang (mengadaikan aset),” pungkas dia.

Baca Juga :  BI: Cadev Naik USD2,2 Miliar

Dadangsah Dapunta

BAGIKAN