Jakarta, Aktual.com – Ketua DPR Setya Novanto mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo yang membatalkan kebijakan full day school yang dikeluarkan oleh Mendikbud Muhadjir Effendy.

“DPR memberikan apresiasi atas respon cepat Presiden setelah memperhatikan aspirasi masyarakat, khususnya ormas-ormas Islam yang menolak pemberlakuan full day sechool, karena dapat meresahkan masyarakat,” kata Novanto di sela-sela Safari Ramadhan ke Kabupaten Tegal, Brebes dan Cirebon, Senin (19/6).

Sebagai penyelenggara negara yang juga warga Nahdiyin, Novanto sangat memahami dampak yang ditimbulkan jika kebijakan tersebut terus dipaksakan, karena akan mematikan Madrasah Diniyah atau sekolah sejenis yang masuk siang sampai sore hari, yang jumlahnya puluhan ribu

“Kita perlu menghargai kekhususan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat, khususnya di kalangan masyarakat nahdiyin. Sebagaimana diketahui, Madrasah Diniyah telah berlangsung puluhan bahkan ratusan tahun serta telah memberikan konstribusi dalam pembentukan karakter bangsa, mengutamakan akhlak mulia dan cinta tanah air.”

Ke depan, lanjut Novanto setiap kebijakan yang akan diambil pemerintah perlu dilakukan kajian yang komprehensif dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama serta kaum profesional. Sehingga kebijakan tersebut punya landasan sosiologis yang kuat dan tidak mudah untuk digugat oleh masyarakat.

(Wisnu)