Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla (tengah) berjabat tangan dengan Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafrie (kanan) dan Pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini (kiri) di sela-sela konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/2). Dalam kesempatan itu mereka memaparkan program kerja untuk memajukan timnas Indonesia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye/16

Tangerang, Aktual.com – Pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla, mengatakan Indonesia harus memiliki filosofi sepak bola jika ingin mengukir prestasi tertinggi.

Menurut Milla, filosofi bisa membantu Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) membentuk pemain muda dan pelatih berkualitas di tengah keterbatasan anggaran.

“Harus punya filosofi dan kurikulum yang bisa diterapkan dengan serupa di semua lini, semua kelompok umur di seluruh daerah,” ujar Luis Milla dalam sebuah perbincangan bertajuk “A Night With The Manager” di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Jumat malam (31/3).

Indonesia, kata mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini, memiliki bakat-bakat alami yang sangat bagus, terutama di sektor gelandang yang dinilainya kreatif. Keunggulan ini yang disarankannya untuk terus dikembangkan.

“Kekuatan Indonesia di pemain tengah dan banyak yang punya akselerasi bagus. Dari sini sebenarnya bisa dibangun sebuah filosofi. Yang kurang mungkin posisi penyerang, tetapi saya rasa sektor itu bisa diperkuat dengan memberikan porsi bermain lebih banyak untuk pesepak bola lokal di klub,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh: