Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyimak pertanyaan anggota Komisi IV di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/6). Rapat kerja tersebut membahas Rancangan Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKP K/L TA) dan RKP K/L TA 2017, serta APBN-P TA 2016. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd/16

Jakarta, Aktual.com – Kementerian Pertanian siap menurunkan tingkat kemiskinan di perdesaan melalui program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yakni gerakan mengentaskan kemiskinan berbasis pertanian.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan melalui gerakan ini ditargetkan dapat menurunkan tingkat kemiskinan sebesar satu digit dari posisi saat ini, sesuai target nasional untuk menurunkan angka kemiskinan dibawah 10 persen tahun 2018.

“Untuk jangka pendek, tanaman sayuran dan hortikultura bisa menjadi solusi karena tiga bulan sudah bisa panen. Untuk jangka menengah kita berikan ayam dan kambing, karena ayam misalnya sudah bisa bertelur di enam bulan. Sementara untuk jangka panjang tanaman keras seperti mangga, salak dan lain-lain,” katanya, Senin (16/4).

Melalui gerakan tersebut, tambahnya, setiap rumah tangga akan menerima bantuan berupa 50 ekor ayam, mendapatkan kandangnya serta pasokan pakan ayam selama 6 bulan.

“Mereka terima jadi, tinggal pelihara. Ada biayanya buat pakan selama enam bulan sampai bisa produktif,” ujarnya.

(Andy Abdul Hamid)