BAGIKAN
Menpora Imam Nahrawi memberikan keterangan ketika mengumumkan pencabutan sanksi administratif kepada PSSI di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (11/5). Menpora akhirnya mencabut sanksi administratif kepada PSSI yang telah berjalan lebih dari setahun guna menghormati putusan Mahkamah Agung serta komitmen FIFA terhadap perubahan persepakbolaan Indonesia. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/16.

Jakrta, Aktual.com – Indonesia akan meminta laporan Dewan Olimpiade Asia (OCA) terkait penggunaan dana sosialisasi Asian Games 2018 di negara-negara Asia dalam rapat koordinasi penyelenggara di Palembang, pada Maret.

“Kami telah mentransfer dana penyiaran Asian Games kepada OCA untuk promosi di luar negeri. Tapi, kami belum dapat laporan terkait perkembangan sosialisasi itu,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Jakarta, Rabu (15/2).

Selain sosialisasi di luar negeri, Menpora juga telah menyurati kementerian-kementerian dan lembaga-lembaga negara untuk mencantumkan logo Asian Games sebagai bentuk promosi di dalam negeri tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Presiden juga sudah menginstruksikan semua kementerian untuk mencantumkan logo di setiap kantor pemerintah dan tempat-tempat layanan umum di seluruh Indonesia seperti transportasi publik,” kata Menpora.

Sementara, pelaksanaan promosi Asian Games secara sistematis yang menggunakan anggaran APBN akan ditentukan oleh Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC).

“Pencairan anggaran di INASGOC belum turun karena semua, pihak harus lebih berhati-hati setelah terjadi kasus korupsi sosialisasi Asian Games,” kata Menpora.

Menpora akan memisahkan kuasa pengguna anggaran INASGOC dari Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai langkah kehati-hatian serta kendali anggaran yang lebih kuat untuk mencegah penyalahgunaan anggaran Asian Games.

“Pemisahan INASGOC dalam kuasa pengguna anggaran dari Deputi IV itu membutuhkan payung hukum. INASGOC menjadi kuasa pengguna anggaran yang terpisah karena Asian Games menjadi prioritas kerja pemerintah,” kata Menpora.

Pemisahan kuasa pengguna anggaran itu, lanjut Menpora, akan menggunakan payung hukum dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan yang merupakan usulan dari Menpora.

“Meskipun sosialisasi di dalam negeri masih tampak lambat, kami tetap optimistis persiapan Asian Games tetap lancar. Kami juga akan menggelar evaluasi menyeluruh setelah Kejuaraan Uji Coba pada November mendatang,” kata Menpora.

Sebelumnya dalam rapat koordinasi Asian Games di kantor Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) pada Selasa (14/2), INASGOC menyampaikan keterbatasan anggaran menyusul dana yang tersedia pada awal 2017 sebesar Rp500 miliar. Sedangkan kebutuhan total penyelenggaraan Asian Games 2018 sebesar Rp8 tiliun.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)