Tjahjo Kumolo

Jakarta, Aktual.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan perekaman KTP elektronik atau e-KTP rampung pada tahun ini. Target ini disebutnya harus tercapai, mengingat adanya perhelatan dua pesta demokrasi yang dilaksanakan secara berurutan dalam dua tahun mendatang, yaitu Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, menjelaskan jika rampungnya proses perekaman e-KTP pada tahun ini akan sangat bermanfaat, lantaran dapat mencegah adanya pemilih ganda saat Pilkada serentak tahun 2018 dan Pilpres dan Pileg 2019.

Baca Juga :  Soal Larangan Rapat di Hotel, Menpan Yuddy: Uang Negara Hemat Rp1,2 Triliun

“Jadi target kami tahun ini sudah selesai karena tahun depan Pilkada serentak berbau Pilpres,” kata Tjahjo saat diskusi Galang Kemajuan dengan tema ‘Dinamiak Politik dan Undang-undang Pemilu’ di Ruanh Ksatria Aria Wira, Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/8).

Sebagai informasi, Pilkada 2018 akan dilaksanakan secara serentak di 171 daerah dan akan dikuti oleh setidaknya 33 persen pemilih dari total jumlah pemilih secara nasional.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, hingga saat ini, perekaman e-KTP sudah mencapai 94,31 persen. Namun, ia menyebut masih terdapat sekitar 1 juta KTP ganda yang dimiliki masyarakat.

Karenanya, Tjahjo pun menghimbau masyarakat agar tidak ber-KTP ganda

“Target tahun ini selesai. Total yang sudah memiliki ektp ini hampir 184 juta,” ujarnya.

Tjahjo mengatakan, Kementerian Dalam Negeri sudah mencetak sekitar 7 juta blanko KTP elktronik. Jumlah itu sudah disebar keseluruh daerah. Dengan demikian warga yang belum memiliki KTP elektronik sudah bisa membuatnya ke Dinas Dukcapil setempat.

Baca Juga :  KPAI Minta Anak-anak dari Korban AirAsia Diberi Perhatian Khusus

 

Laporan Teuku Wildan

(Zaenal Arifin)
BAGIKAN