ilustrasi reklamasi teluk jakarta

Jakarta, Aktual.com – Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) menegaskan akan tetap mengawal reklamasi Teluk Jakarta sebelum pelantikan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang baru, pada Oktober nanti.

Pasalnya, sampai Oktober nanti DKI Jakarta secara resmi masih dipimpin oleh Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saeful Hidayat.

“Pasti sih nanti (tetap dikawal),” ujar salah satu bagian dari KSTJ, Rayhan Dudayev dalam pesan singkatnya kepada Aktual, Jum’at (21/4).

Baca Juga :  PDI-P: Nasdem Sudah Legowo Kehilangan Kursi Menteri Lagi

Menurut Rayhan, sampai pelantikan gubernur dan wakil gubernur yang baru nanti, masih terbuka peluang terhadap manuver-manuver dari kelompok taipan pengembang reklamasi melalui Ahok dan Djarot. Manuver-manuver tersebut pun diistilahkannya dengan ‘izin aneh-aneh’.

“Cuma kita harus kawal sampai Oktober nih, jangan sampe izin aneh-aneh keluar,” tegasnya.

Ketika ditanyai mengenai detail ‘izin aneh-aneh’, Rayhan pun menjawab,”Izin reklamasi pulau lain,” jelasnya.

Baca Juga :  FPPP Instruksikan Anggotanya Dukung Budi Gunawan

Seperti yang diketahui, perkembangan terakhir reklamasi Jakarta adalah dibatalkannya izin pelaksanaan reklamasi Pulau F, Pulau I dan Pulau K oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada bulan Maret lalu.

Laporan: Teuku Wildan

(Andy Abdul Hamid)