Pesona kawasan wisata bahari di perairan Pulau Bunaken, Manado,  Sulawesi Utara, Sabtu (17/12). Taman Nasional Bunaken merupakan tempat wisata yang berada di Teluk Manado - Sulawesi Utara dengan luas sekitar 8,08 km persegi. Berjarak hanya sekitar 40 menit dengan menggunakan perahu dari Kota Manado, wisatawan, selain menyelam dapat melakukan  snorkeling dengan sewa alat snorkel i Rp 150 ribu per orang per hari. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis, menyatakan bahwa penamaan pulau diberbagai daerah di Indonesia sepenuhnya berada ditangan pemerintah. Termasuk sekitar 4000 pulau yang disodorkan pemerintah kepada asing.

“Saya lebih suka kalau yang memberikan nama pemerintah. Kenapa? Itu pulau-pulau kita, pulau Indonesia,” ujarnya saat dihubungi Aktual, Jumat (13/1).

Baca Juga :  Beri Apresiasi, KPU akan Klarifikasi Temuan BPK

Politisi PKS itu juga menekankan penamaan pulau-pulau di Indonesia mengakomodir kearifan lokal. Penamaan pulau demikian sekaligus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

“Kasih nama ya yang ngasih nama pemerintah, disesuaikan dengan kearifan lokal yg ada di situ,” jelasnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnyamengatakan pihak asing boleh memberikan nama 4.000 pulau di Indonesia. Ia menekankan demikian guna menarik investor asing dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dianggap Tak Jelas, Komisi VII Minta Dirjen Minerba Mundur

(Teuku Wildan)

()