Dalam pidato politiknya tersebut Romi, panggilan akrabnya mendorong kader PPP untuk membawa agama, terutama agama Islam menjadi mitra yang simbiosis mutualisme dengan negara. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan, nilai-nilai Pancasila hendaknya dijadikan sebagai obat intoleransi, radikalisme dan liberalisme.

“Intoleransi, radikalisme, dan liberalisme saat ini menyasar seluruh lini kehidupan bangsa,” kata Romahurmuziy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (1/6).

Untuk itu, kata Rommy, sapaan akrabnya, nilai-nilai Pancasila harus dijadikan sebagai pedoman dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, Pancasila adalah pemersatu keragaman yang ada pada bangsa Indonesia. Sebagai alat pemersatu, Pancasila adalah titik temu semua agama, suku, dan golongan.

“Bisa jadi ada hal yang tidak memuaskan satu dua pihak. Namun, itulah titik optimal,” kata cicit pahlawan nasional KH Abdul Wahab Hasbullah itu.