Nilai tukar rupiah melemah. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Pergerakan rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diprediksi masih akan melanjutkan pelemahannya. Hal ini sudah mulai terlihat. Kendati rupiah dibuka menguat, tapi laju rupiah kemudian melemah cukup dalam.

Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka di angka Rp13.2991. Angka itu memang terapresiasi 8 poin dari penutupan di posisi Rp13.299. Namun sejam pertama, rupiah kembali terjerembab ke level Rp13.314. Atau melemah 23 poin dari saat dibuka.

Analis pasar uang PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, kendati laju USD sendiri masih bergerak melemah seiring rilis housing start yang dimiliki secara pribadi di AS pada Mei 2017 lalu, namun sayangnya rupiah sendiri tak bisa memanfaatkan hal tersebut.

Data housing start sendiri tercatat berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman mencapai 1,092 juta unit. Angka itu merupakan tingkat terendah dalam delapan bulan ini. Serta angka itu 5,5 persen di bawah perkiraan pada April 2017, yang direvisi sebanyak 1,156 juta unit. Dan 2,4 persen di bawah tingkat Mei 2016 sebanyak 1,119 juta unit.

(Ismed Eka Kusuma)