Sampang, Aktual.com – Kapolres Sampang, Jawa Timur AKBP Budhi Wardiman menyatakan, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk kategori rawan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sampang 2018 sebanyak 1.044 dari total 1.450 TPS.

“Ini berdasarkan hasil pemetaan yang kami lakukan untuk pelaksanaan pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018,” ujarnya di Sampang, Selasa (1/5). Sedangkan sisanya, sebanyak 406 TPS masuk kategori aman. Meski TPS ini disebut aman, tetap mendapat pengawalan meskipun tidak seketat TPS rawan.

Menurut kapolres, TPS rawan itu terbagi menjadi dua yakni potensi kerawanan sedang (rawan 1) dan potensi kerawanan tinggi (rawan 2). Dua kategori TPS ini bakal mendapat pengawalan lebih dari petugas.

Daerah rawan tersebut umumnya berada di titik yang sulit dijangkau serta angka kriminalitasnya tinggi. Beberapa di antaranya seperti di wilayah Kecamatan Sokobanah, Ketapang, Banyuates, Camplong, Robatal, Kedungdung.

“Sejauh ini Sampang masih aman dan kondusif, pada umumnya kerawanan itu muncul karena sebuah peristiwa seperti penyerobotan suara dan semacamnya,” katanya, menjelaskan.

Sebagai bentuk antisipasi, Budhi menyampaikan, pihaknya telah membentuk Tim Sambang Kambtibmas Daerah Rawan (Tim Sakera) yang terjun langsung ke lapangan serta terus memantau dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi yang merugikan semua pihak.

“Kami mempersiapakan senjata khusus untuk menjaga kondusivitas pelaksanaan pilkada Sampang, kalau memang diharuskan mengeluarkan Sniper, ya kita siapkan,” katanya, menjelaskan.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur untuk pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar 27 Juni 2018 sebanyak 803.499 orang.

Perinciannya sebanyak 397.031 pemilih laki-laki dan sebanyak 406.468 pemilih perempuan. Mereka itu merupakan pemilih di 1.450 tempat pemungutan suara (TPS) di 180 desa dan enam kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Sampang.

Jumlah DPT ini jauh lebih sedikit dibanding jumlah DPS yang diumumkan KPU Sampang sebelumnya.

Sebab, Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk pilkada 27 Juni 2018 di Kabupaten Sampang, Jawa Timur yang diumumkan KPU Sampang kala itu, sebanyak 839.436 orang, terdiri dari calon pemilih laki-laki sebanyak 414.928 orang dan calon pemilih perempuan sebanyak 424.408 orang.

Sementara itu, Pilkada di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ini diikuti oleh tiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sampang yang akan berkompetisi pada pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

Ketiga pasangan calon itu masing-masing H. Hisan dengan KH Abdullah Mansyur (Hisbullah), didukung Partai Demokrat (enam kursi) dan PAN (tiga kursi) sebanyak sembilan kursi.

Selanjutnya pasangan Calon Bupati Pamekasan H Slamet Junaidi-H. Abdullah Hidayat (Jihad) didukung Partai Nasdem (dua kursi), PKS (2 kursi), PDIP (dua kursi), dan PPP (tujuh kursi), total sebanyak 13 kursi.

Kemudian, Hermanto Subaidi dan Suparto didukung Partai Gerindra (delapan kursi), dan PKB (delapan kursi), sebanyak 16 kursi.

Menurut Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif menjelaskan, pilkada merupakan pesta demokrasi dan sebagai upaya untuk memilih calon pemimpin Sampang untuk lima tahun kedepan.

“Karena itu, maka semua masyarakat yang sudah memenuhi syarat harus bisa memanfaatkan momentum lima tahunan ini,” tutur Syamsul.

 

Ant.

Artikel ini ditulis oleh: