Gaza, Aktual.com – Israel dan Hamas dilaporkan telah mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina, pada Kamis (9/8) kemarin, setelah saling berbalas rudal dalam beberapa pekan terakhir.

Dilansir Reuters, dua pejabat Palestina mengungkapkan kesepakatan gencatan senjata ini kepada media. Menurut pejabat Palestina, gencatan senjata dimulai pada pukul 20.45 GMT, Kamis.

Namun, kabar ini dibantah oleh seorang pejabat Israel, yang disampaikannya kepada Reuters. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Israel terhadap gencatan senjata ini.

Gencatan senjata kali ini disebut berkat mediasi dari PBB dan Mesir menyusul baku tembak Israel-Hamas dari beberapa pekan terakhir. Pada Rabu dan Kamis, Israel menyerang lebih dari 150 target di Gaza. Hamas juga menembaki Israel dengan 180 roket.

Untuk pertama kalinya sejak perang besar 2014, Hamas menembakkan roket jarak jauh, menembus jauh ke dalam tanah Israel. Menurut Israel, akibat serangan tersebut tujuh orang terluka.

Serangan udara Israel meratakan beberapa bangunan bertingkat di Gaza, menewaskan beberapa orang. Di antara korban tewas adalah seorang wanita hamil dan anaknya yang baru berusia 18 bulan. Ratusan orang hadir dalam pemakaman mereka di Gaza.

Israel mencaplok Gaza pada Perang Timur Tengah 1967 namun keluar dari wilayah itu pada 2005. Pada 2007, Israel melakukan blokade Gaza dengan alasan menghentikan serangan Hamas.

Akibat blokade tersebut, perekonomian Gaza hancur dan krisis kemanusiaan terjadi. Warga Gaza hidup dengan kekurangan uang, obat-obatan, air, dan listrik.

(Teuku Wildan)