Pelpres Iran, petahana Presiden Hassan Rouhani bersaing dengan ulama garis keras Ebrahim Raisi. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Iran pada hari ini, Jumat (19/5) waktu setempat, menggelar pemilihan presiden. Petahana Presiden Hassan Rouhani akan bersaing dengan ulama garis keras Ebrahim Raisi (56).

Dari pantauan televisi setempat, terlihat antrian panjang di tempat pemungutan suara. Diketahui hak suara dari penduduk Iran sebanyak 56 juta orang dari 80 juta total keseluruhan.

Pemungutan suara ini akan ditutup pukul 18.00 waktu setempat dan penghitungan suara akan digelar malamnya.

“Semua orang seharusnya memilih dalam pemilu yang penting ini … memilih pada jam-jam awal,” imbau Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah menggunakan hak suaranya di Teheran.

pilpres iran

Selain pemilihan presiden, Iran juga lakukan pemilihan anggota Dewan Kota dan Dewan Desa setempat.

Sekitar 350 ribu personel kemanan diturunkan untuk mengawal jalannya pilpres ini.

Baca juga: http://www.aktual.com/pemilihan-presiden-tentukan-peran-iran-terhadap-dunia/

Seorang mantan pejabat senior Iran mengatakan, mulai dari Garda Revolusioner hingga para imam Salat Jum’at, aliran garis keras, elite pemerintahan yang tidak terpilih, semua mendukung Raisi.

“Tapi ini keputusan yang berisiko. Ini mungkin bisa memicu aksi protes seperti yang terjadi tahun 2009, karena masyarakat yang berbeda jalan, menginginkan evolusi dalam elite pemerintahan, bersatu melawan Raisi,” tambahnya.
Penulis Agustina Permatasari

Artikel ini ditulis oleh: