Maulana Syekh Dr. Yusri Rusydi Sayyid Jabr al-Hasani berdoa bersama Ketua Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu' tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya saat bertemu sebelum Muktamar JATMAN XII di Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (14/1/2018) malam. Muktamar JATMAN ke XII di Pekalongan akan kedatangan puluhan ribu ulama dari nusantara dan dunia, juga akan kehadiran Presiden RI dan sejumlah Menteri kabinet kerja. Kabar kepastian hadirnya orang nomor satu di Republik Indonesia untuk membuka acara muktamar. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Syekh Yusri Hafidzahullah Ta’ala dalam pengajian kitab shahih Bukharinya menjelaskan bahwa diantara sifat-sifat ahli neraka yang disebutkan dalam Al Qur’an adalah sifat ‘utul.

Dimana sifat ini adalah merupakan salah satu sifat yang disematkan oleh Allah Swt terhadap salah satu ahli neraka, yaitu Walid bin Mughirah, salah satu dari pembesar kafir Quraisy yang sangat memusuhi Baginda Nabi Saw.

Di dalam Al Qur’an disebutkan, bahwa diantara sifatnya Walid adalah:

“عُتُلٍّ بَعْدَ ذَلِكَ زَنِيمٍ”

Artinya: “(dialah Walid bin Mughirah) orang yang rakus setelah hal tersebut, orang yang menisbatkan dirinya kepada kaum lain (bukan asli dari bangsa Quraisy)”(QS. Al Qalam: 13).

Syekh Yusri menyebutkan bahwa makna dari kata ‘utul adalah orang yang rakus terhadap perhiasan dunia, selalu mengumpulkan harta benda dan enggan untuk menginfakkannya di jalan kebaikan, dan memiliki hati yang keras.

Adapun diantara makna az zanim, yaitu orang yang menisbatkan dirinya kepada sebuah kaum, sedangkan ia bukan dari golongan kaum tersebut, atau dengan makna lain dia adalah orang yang nasabnya tidak jelas.

(Andy Abdul Hamid)