Suasana museum Bursa Efek Indoneaia (BEI) di Jakarta, Kamis (26/4). Kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang masih akan berlangsung hingga tahun depan serta imbal hasil surat utang AS yang menembus level psikologis menyebabkan pasar saham Asia meriang sepekan ini. IHSG turun 2,81% ke 5.909. IHSG menggenapi penurunan sepekan atau lima hari perdagangan berturut-turut. Kamis (26/4), Dalam lima hari penurunan, IHSG merosot 7,03%. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 73,00 poin pada akhir pekan ini seiring dengan harapan meredanya ketegangan perang dagang.

IHSG ditutup menguat 73,00 poin atau 1,25 persen menjadi 5.931,28, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 14,40 poin atau 1,56 persen menjadi 936,86.

Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Batam, Chris Apriliony, mengatakan bahwa ada harapan ketegangan perang dagang akan mereda menyusul langkah Amerika Serikat yang mengajukan pertemuan dengan China menjadi sentimen positif bursa saham domestik.

“Sentimen perang dagang menjadi perhatian investor saat ini. Pertemuan itu diharapkan menghasilkan solusi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (14/9).

Ia menambahkan faktor teknikal juga menjadi salah satu penopang IHSG untuk melanjutkan penguatan pada akhir pekan ini.

“Valuasi sejumlah harga saham di dalam negeri relatif rendah, situasi itu juga yang mendorong investor melakukan akumulasi,” katanya.

Ia mengharapkan data neraca perdagangan Indonesia yang sedianya akan dirilis pada pekan depan membukukan surplus sehingga menambah dorongan bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan.

Sementara itu, frekuensi perdagangan saham pada Jumat (14/9) tercatat sebanyak 341.785 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,66 miliar lembar saham senilai Rp5,69 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 131 saham menurun, dan 126 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 273,35 poin (1,20 persen) ke 23.094,67, indeks Hang Seng menguat 271,92 poin (1,01 persen) ke 27.286,41, dan indeks Strait Times menguat 29,65 poin (0,95 persen) ke posisi 3.161,42.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)