Wakil Ketua Dewan Penasehat Ikatan cendikiawan muslim Indonesia (ICMI) Djan Farid (ketiga dari kanan) bersalaman dengan ketua ICMI Jimly Asshiddiqie (kedua dari kiri) disaksikan Sekjen ICMI Djafar Hafsah (kanan) dan Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Priyo Budi santoso (kiri) saat acara peresmian kantor pusat ICMI di Perkantoran Jl Proklamasi no 53, Jakarta, Jumat (2/9). ICMI akan mengembangkan program ekonomi bagi masyarakat menengah dan bekerjasama dengan berbagai lembaga untuk memaksimalkan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Jakarta, Aktual.com – Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqqie mengatakan keberadaan pengusaha muslim di Indonesia saat ini semakin minoritas. Ia berharap Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) mampu menggerakkan perekonomian.

Saat menerima kunjungan pengurus SKPI di Jakarta, Senin (20/3), Jimly menyatakan saat ini yang berkuasa di Indonesia adalah para pengusaha dan pemilik modal. Mereka yang mengatur politik dan kepentingan publik di Indonesia.

Bahkan, mereka para pengusaha berani membiayai para politikus dan calon penjabat di daerah untuk menyedot potensi alam jika berhasil memenangkan Pilkada. Pengusaha muslim harus bisa mengambil alih kekuasaan dari tangan-tangan jahat. Sudah saatnya pengusaha muslim mengalihkan kekuasaan ke arah yang lebih positif.

“Yang berkuasa sebenarnya konglomerat. Karena biaya politik mahal, para konglomerat biayai siapa saja yang mau berkuasa. Puncaknya demokrasi dikalahkan pengusaha saat Donald Trump berkuasa. Di Amerika sudah terjadi. Di Indonesia juga terjadi,” katanya.

Sementara itu Anggota Majelis Tinggi SKPI Farhan Hasan mengatakan, SKPI didirikan atas keprihatinannya terhadap pemuda muslim yang tidak lagi bangga terhadap identitasnya. Melalui SKPI itulah pihaknya ingin menunjukkan kebanggaan pemuda muslim terhadap agamanya.

Kunjungannya ke Prof Jimly yang juga Ketum ICMI, kata dia, yakni untuk meminta nasihat dari para ulama dan cendekiawan muslim agar gerakan ini bisa menjadi motor penggerak kebanggaan pemuda muslim.

Wakil Ketua Umum SKPI Vasco Ruseimy menambahkan SKPI akan membangkitkan kesadaran dan ghirah para pemuda terhadap Islam. Dirinya pun khawatir saat ini pemuda muslim sudah tergerus dengan budaya kekinian.

Sekretaris Jenderal SKPI Fauzan Rachmansyah menambahkan, SKPI akan mengadakan ‘Roadshow’ ke beberapa ulama dan tokoh bangsa untuk meminta nasihat dan menuntut ilmu.

“Ini momen transformasi pemuda dalam gerakan taubat nasional, untuk menciptakan generasi yang beriman dan memberikan keadilan di masyarakat,” katanya. (Ant)

Artikel ini ditulis oleh: