Pemandangan proyek reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Sabtu (24/12). Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan reklamasi Teluk Jakarta akan tetap dilanjutkan dengan konsep P4 yaitu 'public', 'private','people' dan 'partnership'. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/16

Jakarta, Aktual.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, enggan menanggapi rencana Gubernu DKI terpilih Anies Baswedan, terkait pulau Reklamasi yang sudah jadi, untuk dijadikan kepentingan umum.

“Ngapain saya nanggepin? Ya, nggak usah ditanggapilah. Biarkan saja,” ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/5).

Djarot menyatakan, Anies memiliki hak karena hal tersebut berkaitan dengan banyak pihak. Makanya dirinya tidak berani menanggapinya.

Baca Juga :  DPRD DKI Apresiasi Pemprov DKI Atas Keberadaan Outlet Souvenir Khas Betawi di Monas

“Beliau (Anies) punya rencana boleh-boleh saja, karena itu terkait dengan banyak pihak, salah satunya terkait dengan pemerintah pusat dan aturan yang ada. Jadi, saya tidak berani menanggapi,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan, menegaskan bahwa lahan reklamasi yang sudah jadi, akan dimanfaatkan untuk kepentingan umum. Ini berdasarkan janji kampanye Anies-Sandi dalam kampanye Pilgub DKI beberapa waktu kemarin.

Baca Juga :  KPU: Demo 4 November Tak Ada Kaitannya Dengan Pilkada

“Di dalam janji kampanye ada, bahwa yang sudah terlanjur jadi, akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan segala macam bisa di situ,” kata Anies di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (16/5).

 

Laporan Gespy Kartikawaty Amino

(Zaenal Arifin)
BAGIKAN