Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12). Dalam penggerebekan tersebut terjadi baku tembak antara tim Densus 88 dengan terduga teroris yang menewaskan tiga orang terduga teroris bernama Irwan, Oman aliasomen dan Helmy dan satu orang terduga teroris, Adam ditangkap. AKTUAL/Tino Oktaviano
Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12). Dalam penggerebekan tersebut terjadi baku tembak antara tim Densus 88 dengan terduga teroris yang menewaskan tiga orang terduga teroris bernama Irwan, Oman aliasomen dan Helmy dan satu orang terduga teroris, Adam ditangkap. AKTUAL/Tino Oktaviano

Bandung, Aktual.com – Densus 88 antiteror, kembali melakukan penggeledahan dikediaman AS, pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu, di Kampung Ciranji RT 04 RW 05 Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan. Salah satunya ada satu buah bendera berwarna hijau bertuliskan huruf Arab dan gambar pedang,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus via pesan singkat, Sabtu (27/5).

Yusri menuturkan, penggeledahan oleh tim Densus 88 Antiteror dilakukan pada Jumat (26/5) pukul 21.30 WIB malam yang didampingi Polres Cimahi dan Polsek Sindangkerta.

Dalam penggeledahan tersebut, Densus mengamankan barang bukti lainnya seperti 25 buku, 36 keping CD, 5 keping DVD, satu buah ponsel, modem, Flashdisk, 23 Simcard, 4 lembar bukti transfer, 6 lembar nomor telepon, 2 bungkus plastik berisi kabel, baut, paku, dan lem kayu, dan satu buah golok.

“Seluruh barang bukti tersebut selanjutnya dibawa ke Satreskrim Polres Cimahi oleh Tim inafis Polres Cimahi untuk nantinya akan diserahkan kepada tim Densus 88 Antiteror,” katanya.

Sebelumnya, Polri telah mengidentifikasi identitas kedua pelaku yang meledakkan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta.

Kedua pelaku tersebut yakni INS, warga Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung dan AS warga Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

 

Ant.

Artikel ini ditulis oleh: