Tapanuli Selatan, Aktual.com – Ratusan rumah di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kembali terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batangtoru menyusul hujan yang terus terjadi di daerah itu dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Desa Simataniari Habibullah Harahap, menjelaskan meluapnya sungai terbesar di Tapanuli Selatan itu diakibatkan dua hari belakangan ini intensitas hujan di wilayah itu cukup tinggi.

“Hujan yang mengguyur Tapanuli Selatan sejak Kamis – Jumat tambah banjir kiriman daerah tetangga Tapanuli Utara menyebakan sungai Batangtoru itu meluap,” katanya ketika dihubungi, Jumat (12/10).

Selain luapan Sungai Batangtoru, aliran sungai Angkola Sangkunur semakin menambah derasnya debit air masuk pemukiman yang dalamnya sampai mencapai satu meter lebih.

“Selain 158 rumah penduduk yang terendam belasan hektare persawahan dan perkebunan disekitar Desa Simataniari, Dusun Pardomuan dan Dusun Setia Baru tersebut tidak luput dari terjangan air,” katanya.

Diakuinya bahwa memang korban jiwa tidak ada, hanya saja aktivitas sebagian warga menjadi terganggu, sebagian mengungsi ke lokasi lebih aman.

Sedangkan siswa sekolah SDN Tindoan Laut – SMPN 2 Simataniari terpaksa diliburkan akibat banjir tersebut.

“Seluruh aparat kecamatan baik Camat, unsur TNI/Polri bersama sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat turun ke lokasi banjir untuk membantu masyarakat,” katanya.

Kepala BPBD Tapanuli Selatan Ilham Suhardi mengatakan pihaknya lagi berada di lapangan turut membantu masyarakat yang rumahnya terendam banjir.

“Kita juga sedang melakukan pendataan dilapangan sejauh mana kondisi dampak dari banjir tersebut,” kata Ilham seraya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berharap juga air cepat surut.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)