Jakarta, Aktual.com – Albania telah mensahkan dua aspek penting kebijakan lingkungan hidup dengan tujuan menjaga kebersihan negeri itu, kata Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup Albania Blendi Klosi.

Kebijakan baru tersebut menetapkan pengetatan hukum atas siapa saja yang melakukan kejahatan lingkungan hidup, dan gagasan pendidikan sangat besar yang digerakkan bagi generasi muda untuk menjaga kebersihan di Albania.

“Tindakan hukum terhadap mereka yang melakukan kejahatan lingkungan hidup akan keras, sedangkan pendidikan besar bagi lingkungan hidup yang bersih akan menjadi prioritas Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup,” kata Klosi saat berpidato dalam satu konferensi, seperti diberitakan Xinhua, Rabu (25/10).

Menurut dia, mereka yang mencemarkan lingkungan hidup, kekayaan bersama negeri tersebut, dan melakukan kejahatan lingkungan hidup harus dihukum.

Ia mengatakan kepada Pemerintah Albania akan segera memulai pembicaraan dengan penyebab polusi besar di Albania untuk menangani polusi udara.

Saat merujuk kepada aksi nasional “Untuk Albania yang Bersih” yang diluncurkan pada musim panas lalu, Klosi mengundang warga agar bergabung dalam upaya institusi untuk membangun budaya pemeliharaan lingkungan hiudp buat setiap orang.

Albania dipandang sebagai negara dengan polusi tinggi.

Menurut laporan internasional, polusi udara di negara itu telah bertambah parah dan mengakibatkan banyak kematian di Albania.

Sebanyak 2.120 orang meninggal di Albania pada 2016 akibat memburuknya polusi udara, kata satu laporan pada 2016 mengenai kualita udara di Eropa oleh Badan Lingkungan Hidup Eropa belum lama ini.

 

Ant.

Artikel ini ditulis oleh: